SUMEDANG – Memasuki hari kedua rangkaian Pesantren Ramadhan 2026, Selasa (24/02), SMK PGRI 2 Sumedang semakin mempertegas komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan. Jika hari pertama fokus pada pengenalan konsep, hari kedua ini para siswa diajak untuk menggali lebih dalam peran nyata manusia sebagai pemimpin di muka bumi (Khalifah).
Kegiatan dimulai tepat pukul 06.30 WIB dengan pengabsenan oleh masing-masing wali kelas. Suasana religius menyelimuti lingkungan sekolah saat seluruh siswa melaksanakan Sholat Duha dan Dzikir berjamaah, dilanjutkan dengan sesi hafalan Q.S. Al-Araf ayat 56 yang berisi larangan berbuat kerusakan di muka bumi.
Sesi materi utama diisi oleh Ibu Rika Yuliana, S.Pd.I, yang memaparkan tema "Manusia sebagai Khalifah dan Dampak Kerusakan Lingkungan". Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa tugas seorang Muslim tidak hanya beribadah secara ritual, tetapi juga menjaga ekosistem agar tetap seimbang.
"Menjadi Khalifah berarti memegang amanah untuk memakmurkan bumi, bukan mengeksploitasinya hingga rusak. Setiap sampah yang kita buang sembarangan adalah bentuk pengingkaran terhadap amanah tersebut," tegas Bu Rika di hadapan para siswa.
Untuk menguji pemahaman dan daya kritis siswa, Ibu Fitri Nur Yuwaeni, S.Pd memandu sesi penugasan khusus berupa penulisan Esai. Dengan tajuk "Peranku sebagai Khalifah dalam Menjaga Lingkungan", para siswa diminta menuangkan gagasan kreatif dan komitmen pribadi mereka dalam menjaga kelestarian alam, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Hasil esai ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk melihat sejauh mana kepedulian generasi muda SMK PGRI 2 Sumedang terhadap isu-isu ekologi yang sedang berkembang.
Sama seperti hari sebelumnya, kegiatan jeda istirahat diisi dengan persiapan mental melalui Tadarus Al-Qur'an. Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan Sholat Dzuhur berjamaah, diikuti dengan pengisian Jurnal Harian dan Refleksi. Melalui jurnal ini, siswa diajak merenungkan tindakan nyata apa yang akan mereka lakukan setelah memahami peran mereka sebagai penjaga bumi. Kegiatan hari kedua berjalan dengan khidmat dan interaktif.